June, 1st 2012
00.30 PM
Anak-anak bermain dengan sangat gembira, menikmati kehidupan yang mereka jalani. Bermain, berteriak, menangis, tertawa, tersenyum semua dilakukan dengan hati. Berkelahipun mereka lakukan dengan hati. Hati yang digunakan oleh anak-anak untuk menikmati kehidupan itulah yang mengantarkan mereka ke kehidupan selanjutnya.
Hati juga yang menuntun mereka untuk meminta maaf dengan ketulusan tanpa ada dendam. Siapakah yang mengajarkan anak-anak seperti itu? Bukankah orang tuanya, orang dewasa yang peduli sama mereka? Tetapi, kenapa orang dewasa tidak menjalani kehidupan yang seperti itu? Tidakkah mereka ingin menjadi malaikat seperti anak kecil? Yang selalu melakukan sesuatu dari hati yang tulus?
Seandainya kita orang dewasa mau meluangkan waktunya satu atau dua jam perhari untuk bergaul dengan anak kecil? Apakah yang akan mereka dapatkan? Pasti sebuah ketulusan, karena orang jahat maupun baik tidak akan tega berbuat jahat melihat senyum tulus dari seorang anak kecil. Kehidupan akan menjadi lebih damai saat bersama anak kecil bagi jiwa-jiwa yang menginginkan kedamaian.
Tetapi apa yang terjadi saat ini anak-anak kecil seringkali ditelantarkan oleh orang dewasa (orang tua). Anak-anak kecil ini tumbuh dengan orang lain (nenek, pembantu, babysitter) yang mengajarkan mereka nilai-nilai ketulusan. Orang tua hanya sibuk mencari kenikmatan dunia sehingga meraka (anak kecil) ditelantarkan. Orang dewasa dengan alasan abadi selalu bilang demi si buah hati. Yang diinginkan anak kecil bukanlah materi yang berlimpah tetapi kasih sayang dari orang dewasa. Bimbingan dari orang dewasa yang membuat meraka mampu menghadapi kerasnya kehidupan yang akan mereka temui. Orang dewasa dengan keegoisannya tetap tidak mendengar jerit hati anak kecil, mereka hanya terlena dengan kesibukan dunia yang tidak akan ada habisnya.
Lain dengan anak kecil saat orang dewasa menelantarkan mereka. Mereka dengan ketulusan hatinya tetap menerima kehidupan yang telah ditakdirkan. Mereka tetap mencintai orang dewasa dengan ketulusan hatinya. Mereka tetap menjadi kepompong yang bertahap-tahap menyesuaikan diri dengan kehidupan yang terus berubah. Saat anak-anak kecil ini telah menjadi kupu-kupu disanalah mereka melihat kehidupan dunia yang keras. Saat-saat seperti inilah orang dewasa akan sadar kalau anak kecil mereka telah melewati kehidupan tanpa meraka. Orang-orang dewasa yang gantian berusaha menyelami kehidupan kupu-kupu tersebut saat menjadi dewasa. Saat semuanya terlewati anak kecil yang tadinya kepompong telah berubah menjadi kupu-kupu dengan sedikit peran yang dilakukan oleh orang dewasa dalam bentuk karakternya.
Begitulah kehidupan yang kita jalani, semuanya tergantung dengan masa kecil yang kita lewati. Bagaimana peran orang tua serta orang-orang dewasa lainnya mendidik kita. Kita sekarang adalah cerminan dari didikan orang tua kita. Jadi kepada orang tua, orang-orang dewasa, saya, kamu, atau kita akan tiba saatnya bagi kita untuk menggenggam langkah malaikat kecil kita untuk meniti kehidupan di dunia. Limpahkanlah untuk calon malaikat kecil kita bentuk kasih sayang dengan sistem pengajaran dari hati bukan dengan materi. Materi dapat dicari, tetapi ketulusan hati bukanlah sesuatu yang dapat dicari dengan instan. Butuh waktu yang sangat lama dan pondasi yang kuat untuk menciptakan sebuah ketulusan. Karena, malaikat-malaikat kecil kita itu nanti yang akan mengharumkan nama kita, yang akan menjadi generasi penerus bangsa ini.
Jangan sampai malaikat-malaikat kecil tersebut pondasinya bobrok, kita (orang dewasa) harus mempunyai waktu luang untuk mendampingi mereka. Jangan hanya mencari kehidupan dunia. Karena kebahagiaan hakiki bukanlah berasal dari materi tetapi dari hati yang penuh cinta, kasih sayang, dan ketulusan. Ayo semangat jiwa-jiwa yang damai untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik melalui malaikat-malaikat kecil tersebut! Jangan pernah malu untuk belajar dari anak kecil.
RN
Translate
Senin, 01 April 2013
Resapi Kehidupan Saat Gelap dan Terang Menghampiri!
June, 1st 2012
11.40 AM
Ketika mata terpejam saat itulah kita bisa meresapi makna hidup sesungguhnya. Kita mampu melihat suatu kehidupan melalui kegelapan. Kenapa saya mengatakan seperti itu? Karena kegelapan lebih jujur daripada terang benderang. Kegelapan mampu mengusik jiwa kita yang haus untuk mencari kebenaran. Saat gelap kita mampu melihat dan memikirkan kebenaran seperti apa yang kita inginkan?
Kebenaran dalam sebuah kegelapan lebih mudah kita resapi daripada kebenaran saat terang benderang. Cobalah kita bayangkan saat kita terbangun di tengah malam, bukankah jiwa kita lebih damai dalam menghadapi semua beban kehidupan? Kita merenung, memikirkan apa yang telah kita lakukan untuk kehidupan tanpa perlu terusik dengan terangnya dunia. Kita membebaskan pikiran kita untuk berkelana mencari apa yang harus di cari, menginginkan apa yang harus diinginkan.
Saat gelap kita mampu berbicara dengan jiwa, emosipun tidak sanggup mengotori jiwa kita. Kalau ingin merenungi diri cobalah duduk di kegelapan atau bangun di tengah malam yang gelap pasti akan banyak yang kita jumpai. Saat mempunyai masalahpun jangan takut untuk menghadapinya karena saat gelap akan terbit terang. Bicara, renungkan, pikirkan masalah yang dihadapi di kegelapan pasti kita akan menemukan sisi lain dari permasalahan yang kita hadapi. Jangan pernah melihat dari satu sisi saja. Jangan hanya melihat dari sisi gelap atau terang saja.
Coba bayangkan saat benderang muncul apa yang kita rasakan? Apa esensial kehidupan yang mampu kita temukan. Esensial kehidupan yang pasti kita temukan adalah kemunafikan, kesengsaraan, beban hidup, keegoisan, dan sebagainya. Terang memberikan emosi yang sangat berbahaya bagi kehidupan kita. Semua bentuk kejahatan hidup akan ditemukan. Semua bentuk kemunafikan akan muncul. Saat terang semua menjadi absurd. Tidak ada yang putih maupun hitam yang ada hanya abu-abu.
Sama seperti kehidupan orang dewasa yang ada hanya abu-abu. Resapi tiap hari yang kita lalui saat benderang maupun gelap! Kita pasti mampu menemukan perbedaan esensial kehidupan di masing-masing diri kita! Lalu apakah gunanya senja dan fajar? Bagiku senja dan fajar sebagai waktu peralihan yang mempunyai kekuatan magis untuk merubah terang dan gelap. Senja dan fajar membuat orang menjadi suci, saat-saat yang selalu dinantikan oleh semua yang bernyawa. Senja mampu memberikan kedamaian bagi jiwa-jiwa yang terkungkung oleh emosi yang berlebihan, senja memberikan pengakuan bagi seorang munafik untuk menghindar dari kemunafikannya. Begitupun dengan fajar, setiap orang menjadi suci karena mereka berharap mampu menjalani hidup menjadi lebih baik.
Tetapi apa yang terjadi? Kesucian fajar dirusak oleh benderangnya dunia. Saat jiwa mencoba untuk bersahabat dengan benderang yang terjadi malah sebaliknya. What a scary lighten? Saat emosi menjadi labil, pegangan hidup diluar kendali coba resapi benderang tidaklah sejelek yang dipikirkan. Dari benderang kita mampu belajar kehidupan lebih banyak, dari benderang kita mampu memanfaatkan diri untuk melakukan kegiatan produktif, dan dari benderanglah kita mampu terpejam saat kegelapan. Benderang memberikan emosi yang labil kepada kegelapan, agar si kegelapan mampu menetralisir emosi jiwa.
Seperti itu juga dengan kehidupan, kita harus mampu mencari pasangan-pasangan jiwa yang mampu memahami kita. Yang mampu memberikan benderang dan kegelapan dalam kehidupan sehingga kita mampu menghasilkan jiwa yang seimbang. Jadi apa yang sudah kamu punya dalam kehidupan ini yang mampu memberikan keseimbangan jiwa kamu pertahankanlah! Jangan sia-siakan apa yang sudah ada di depan matamu! Jangan kamu rusak dengan emosi-emosi yang labil, biar suatu saat nanti penyesalan tidak datang dalam kehidupanmu. Jangan takut suatu kondisi bikin kamu lemah sehingga kehilangan keseimbangan hidupmu!
Saat terang kita bisa meresapi tiga warna dasar kehidupan putih, hitam, dan abu-abu. Tetapi , kegelapan dengan gagah berani mampu menghapus abu-abu dalam kehidupan. Begitu juga kita jangan pernah ragu menjalani kehidupan, karena keraguan-keraguannya hanyalah milik orang penakut! Someday, somewhere! It will be worth for us!
RN
11.40 AM
Ketika mata terpejam saat itulah kita bisa meresapi makna hidup sesungguhnya. Kita mampu melihat suatu kehidupan melalui kegelapan. Kenapa saya mengatakan seperti itu? Karena kegelapan lebih jujur daripada terang benderang. Kegelapan mampu mengusik jiwa kita yang haus untuk mencari kebenaran. Saat gelap kita mampu melihat dan memikirkan kebenaran seperti apa yang kita inginkan?
Kebenaran dalam sebuah kegelapan lebih mudah kita resapi daripada kebenaran saat terang benderang. Cobalah kita bayangkan saat kita terbangun di tengah malam, bukankah jiwa kita lebih damai dalam menghadapi semua beban kehidupan? Kita merenung, memikirkan apa yang telah kita lakukan untuk kehidupan tanpa perlu terusik dengan terangnya dunia. Kita membebaskan pikiran kita untuk berkelana mencari apa yang harus di cari, menginginkan apa yang harus diinginkan.
Saat gelap kita mampu berbicara dengan jiwa, emosipun tidak sanggup mengotori jiwa kita. Kalau ingin merenungi diri cobalah duduk di kegelapan atau bangun di tengah malam yang gelap pasti akan banyak yang kita jumpai. Saat mempunyai masalahpun jangan takut untuk menghadapinya karena saat gelap akan terbit terang. Bicara, renungkan, pikirkan masalah yang dihadapi di kegelapan pasti kita akan menemukan sisi lain dari permasalahan yang kita hadapi. Jangan pernah melihat dari satu sisi saja. Jangan hanya melihat dari sisi gelap atau terang saja.
Coba bayangkan saat benderang muncul apa yang kita rasakan? Apa esensial kehidupan yang mampu kita temukan. Esensial kehidupan yang pasti kita temukan adalah kemunafikan, kesengsaraan, beban hidup, keegoisan, dan sebagainya. Terang memberikan emosi yang sangat berbahaya bagi kehidupan kita. Semua bentuk kejahatan hidup akan ditemukan. Semua bentuk kemunafikan akan muncul. Saat terang semua menjadi absurd. Tidak ada yang putih maupun hitam yang ada hanya abu-abu.
Sama seperti kehidupan orang dewasa yang ada hanya abu-abu. Resapi tiap hari yang kita lalui saat benderang maupun gelap! Kita pasti mampu menemukan perbedaan esensial kehidupan di masing-masing diri kita! Lalu apakah gunanya senja dan fajar? Bagiku senja dan fajar sebagai waktu peralihan yang mempunyai kekuatan magis untuk merubah terang dan gelap. Senja dan fajar membuat orang menjadi suci, saat-saat yang selalu dinantikan oleh semua yang bernyawa. Senja mampu memberikan kedamaian bagi jiwa-jiwa yang terkungkung oleh emosi yang berlebihan, senja memberikan pengakuan bagi seorang munafik untuk menghindar dari kemunafikannya. Begitupun dengan fajar, setiap orang menjadi suci karena mereka berharap mampu menjalani hidup menjadi lebih baik.
Tetapi apa yang terjadi? Kesucian fajar dirusak oleh benderangnya dunia. Saat jiwa mencoba untuk bersahabat dengan benderang yang terjadi malah sebaliknya. What a scary lighten? Saat emosi menjadi labil, pegangan hidup diluar kendali coba resapi benderang tidaklah sejelek yang dipikirkan. Dari benderang kita mampu belajar kehidupan lebih banyak, dari benderang kita mampu memanfaatkan diri untuk melakukan kegiatan produktif, dan dari benderanglah kita mampu terpejam saat kegelapan. Benderang memberikan emosi yang labil kepada kegelapan, agar si kegelapan mampu menetralisir emosi jiwa.
Seperti itu juga dengan kehidupan, kita harus mampu mencari pasangan-pasangan jiwa yang mampu memahami kita. Yang mampu memberikan benderang dan kegelapan dalam kehidupan sehingga kita mampu menghasilkan jiwa yang seimbang. Jadi apa yang sudah kamu punya dalam kehidupan ini yang mampu memberikan keseimbangan jiwa kamu pertahankanlah! Jangan sia-siakan apa yang sudah ada di depan matamu! Jangan kamu rusak dengan emosi-emosi yang labil, biar suatu saat nanti penyesalan tidak datang dalam kehidupanmu. Jangan takut suatu kondisi bikin kamu lemah sehingga kehilangan keseimbangan hidupmu!
Saat terang kita bisa meresapi tiga warna dasar kehidupan putih, hitam, dan abu-abu. Tetapi , kegelapan dengan gagah berani mampu menghapus abu-abu dalam kehidupan. Begitu juga kita jangan pernah ragu menjalani kehidupan, karena keraguan-keraguannya hanyalah milik orang penakut! Someday, somewhere! It will be worth for us!
RN
5 cm
September, 26th 2011
07.01 AM
Selamat pagi, good morning, bonjour,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
07.01 AM
Selamat pagi, good morning, bonjour,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Happy
Monday semuanya, jangan malas kalau senin datang ya! Nikmati aja awal minggu
dengan sebuah keyakinan. Hari ini saya akan mencoba menulis tentang beberapa
kutipan bagus tentang 5cm dalam Novel 5cm by Donny Dhirgantoro “buku yang
sangat saya sarankan untuk dibaca!”
ABOUT
5CM “DREAMS, FRIENDSHIP, LOVE, and LIFE”
“Jadi
kalau kita yakin sama sesuatu, kita harus percaya, terus berusaha bangkit dari
kegagalan, jangan pernah menyerah dan taruh keyakinan itu disini…..” Zafran
meletakkan telunjuk di depan keningnya.
“Betul….banget.
Taruh mimpi itu disini……” Genta melakukan hal yang sama.
“Juga
keinginan dan cita-cita kamu,” ujar Arial.
“Semua
keyakinan, keinginan, dan harapan kamu……,” Riani berkata pelan.
“Taruh
disini……,” Dinda ikut meletakkan telunjuk di depan keningnya.
Muka
Ian tampak menyala, matanya mengkilat diterangi cahaya api unggun. “Betul!!
Begitu juga dengan mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, dan apa
yang kamu mau kejar taruh disini!” Ian membawa jari telunjuknya menggantung,
mengambang di depan keningnya.
“Kamu
taruh disini….jangan menempel di kening!
Biarkan…..
Dia…
Menggantung…
Mengambang…
5cm…
Di
depan kening kamu…”
“Jadi
dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan
kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa.
Apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalau kamu percaya sama
keinginan itu dan kamu ngga bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap
kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala
keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri…..”
“…..Biarkan
keyakinan kamu, 5cm menggantung, mengambang di depan kening kamu. Dan…sehabis
itu yang kamu perlu….cuma….”
“Cuma
kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat
lebih banyak dari biasanya, leher yang akan lebuh sering melihat ke atas.”
“Lapisan
tekad yang seribu kali lebih keras dari baja….”
“Dan
hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya….”
“Serta
mulut yang akan selalu berdo’a…”
“Dan
kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan,
bukan cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagai
seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi
saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh
keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban
cita-cita, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan
angka berapapun…. Dan kamu ngga perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan
terwujud nantinya karn akamu hanya harus mempercayainya.”
“Percaya
pada… 5cm di depan keningmu.” (Donny Dhirgantoro, 5cm, hal 361-363).
Belum
pernah ada bukti-bukti nyata dalam angka dan kalkulasi yang bisa dipecahkan
oleh ilmu pengetahuan tentang bagaimana keajaiban sebuah mimpi dan keyakinan
bisa membuat begitu banyak perbedaan yang bisa mengubah kehidupan manusia.
Belum pernah ada, hanya mimpi dan keyakinan yang membuat manusia sangat
istimewa di mata Sang Pencipta. Dan, yang bisa dilakukan seorang makhluk
bernama manusia terhadap mimpi-mimpi dan keyakinannya hanya mereka tinggal
mempercayainya.
Untuk
mereka yang masih belum percaya, walaupun manusia tidak akan pernah bisa
memutar kembali waktu untuk mengulang kembali semuanya daro awal Tuhan telah
memberikan kebebasan bahwa setiap manusia bisa memulai kembali semuanya dari
sekarang, untuk membuat akhir yang baru, akhir yang lebih indah.
Bangsa
yang besar ini juga harus mempunyai mimpi, begitupun individu yang berada di
dalamnya (Donny Dhirgantoro, 5cm, hal 378-379).
RN
Indahnya Tulisan Terkadang Tidak Sebanding dengan Lisan
September,
22nd 2011
01.48
AM
Setiap
kisah pasti punya cerita tersendiri untuk dikenang dan diabadikan. Cara setiap
orang mengenang dan mengabadikan kisahnya berbeda-beda. Ada yang mengabadikan kisahnya
lewat foto, tulisan, atau menempelkan dengan erat-erat di pikiran. Saya mencoba
mengenang dan mengabadikan kisah-kisah yang pernah saya alami, hayalkan melalui
tulisan. Karena saya percaya dengan suatu hal saat kita tidak ada lagi di dunia
ini, orang hanya mengenang kita sebagai sesuatu yang umum.
Saya
ingin mengubah pandangan itu, saya ingin saat saya, kamu, atau kita sudah tidak
ada di dunia ini orang mengenang saya, kamu, atau kita karena sesuatu. Sesuatu
itu adalah yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan diri sendiri. Hal
yang bisa kita tinggalkan salah satunya melalui tulisan. Saya ingin menulis
apapun yang menjadi pikiran, cita-cita, kejadian, kata-kata motivasi agar orang
yang nantinya membaca tulisan ini memikirkan hal-hal apa saja yang telah mereka
lakukan dan berikan selama ini dalam kehidupan.
Untuk
menuliskan suatu kenangan itu sangatlah susah, karena saat memikirkan
kata-kata, kita akan diajak untuk melewati lorong waktu yang telah dilewati di
masa lalu. Kenangan itu baik jelek maupun bagus akan memberikan manfaat bagi
saya, kamu, atau kita sebagai proses berpikir secara dewasa. Kedewasaan
seseorang bukanlah dilihat dari seberapa lama dia melewati hari-hari di dunia
ini. Dewasa bukanlah berdasarkan umur, tetapi berdasarkan cara berpikir dan
mempertanggungjawabkan sesuatu. Seperti kata pepatah “tua itu pasti, dewasa itu
pilihan”.
Bagi
saya menulis sebagai salah satu untuk mengeluarkan pikiran-pikiran yang ingin
saya sampaikan kepada orang lain, tetapi tidak mampu saya ucapkan melalui
lisan. Lisan terkadang hanya mampu mengucapkan kata-kata yang umum, tetapi
tulisan mampu menyampaikan kata-kata yang jauh lebih bermakna. Karena tidak
semua kisah mampu kita bagikan kepada orang lain, terutama yang bernilai magis
bagi kita dan orang lain.
Melalui
tulisan saya ingin berbagi kisah apapun tentang kehidupan, mimpi-mimpi yang
ingin saya raih. Orang lain mungkin berpikir kenapa pusing memikirkan
mimpi-mimpi tersebut karena semua sudah diatur dan akan datang sesuai waktunya.
Saya tidak percaya dengan pernyataan tersebut. Kalau kita punya mimpi, kenapa
tidak berusaha meraihnya secerdas yang kita mampu? Karena mimpi yang ingin
diraih akan dikabulkan kalau mau berusaha dan berdo’a. Di dunia ini tidak ada
kata BISA atau TIDAK BISA yang ada kata MAU atau TIDAK MAU.
Selain
itu lewat tulisan aku, kamu, atau kita juga bisa menyampaikan hal-hal yang
ingin diutarakan tentang orang lain yang membuat kita tersenyum, bahagia,
sedih, benci, dan lain sebagainya seperti orang tua, keluarga, sahabat, teman,
musuh, dan someone. Terkadang, lisan
tidak mampu mengutarakan hal ingin diutarakan tentang orang-orang tersebut
secara langsung. Hanya tulisanlah yang mampu bercerita tentang orang-orang
tersebut. So, keep spirit to write what
you feel!
RN
Senin, 28 Maret 2011
Tour the Alahan Panjang
Tour the Alahan Panjang we’ll see carpet of the tea.. then Lake upstairs and downstairs.. Did you know?? One of the unique of lake in Alahan Panjang, there are two lake and the name “upstairs lake and downstairs like”.. Upstairs lake put in downstair place and downstair put in upstairs place.. its the reserve behind..
Then, carpet of the tea beautiful place.. all the ways go there we just see tea’s garden all off greeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnn...
Tea’s gardener...
How to get there??? Its easy ways, we can go there using bus, rent car, motorcycle.. Alahan Panjang 50 km from padang.. If, we are using bus just need pay Rp 15.000.. But, if using bus its hard to arround Solok and Alahan Panjang so better using the individual’s car or rent car or motorcycle.. We can rent a car just need cost as Rp 350.000.. We’ll satiesfied arround Solok and Alahan Panjang all the day..
So, guys enjoy in alahan panjang!!! Okokok...
Then, carpet of the tea beautiful place.. all the ways go there we just see tea’s garden all off greeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnn...
Tea’s gardener...
How to get there??? Its easy ways, we can go there using bus, rent car, motorcycle.. Alahan Panjang 50 km from padang.. If, we are using bus just need pay Rp 15.000.. But, if using bus its hard to arround Solok and Alahan Panjang so better using the individual’s car or rent car or motorcycle.. We can rent a car just need cost as Rp 350.000.. We’ll satiesfied arround Solok and Alahan Panjang all the day..
So, guys enjoy in alahan panjang!!! Okokok...
Minggu, 25 April 2010
Tour the Pesisir Selatan
Pesisir Selatan is part of the West Sumatra’s Province.. the unique from Pesisir Selatan we can see sea in left and right us.. so, if we see to left we’ll see the sea and if wee see to right we’ll see sea too.. Pesisir Selatan is the place what have awesome beach, still natural.. many a beatiful beach n’ having one awesome hills.. I’ll see to you awesome place from Pesisir Selatan and they are :
• Bukit langkisau “Langkisau Hill”
Bukit Langkisau Painan, Objek Wisata Andalan Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Bukit Langkisau combination beetween natural’s tourism, maritim’s tourism, and sky’s tourism. Althougt in the beach, this hill rather higher almost 214 meter from the covered of sea. The interasting of adventure for tourist who like natural’s bahari. This located exactly in center of Painan’s city. If, we sit in the langkisau hill we can see the best moment in Painan’s city, the whiet’s sand covered Pantai carocok, Pantai Salido, the small’s islands in Samudra Hindia. The good time for visit this hill is early evening when sunset and the covered of sea will splendid the light of sunset and awesome..
The people having hobby to sport can try Paralayang’s sport.. many tutors for this sport so we just a braveness for do it. After, we fly like a bird we can choose the place for landing. We want landing in Painan’s city or the white’s sand covered Salido’s beach.
Langkisau’s hill.. Its good views, is it right??
Langkisau’s hill area..
Sunset from Langkisau’s hill...
The way go to Langkisau’s hill
• Pantai carocok “Carocok’s beach”
Pantai carocok near from Bukit Langkisau. The unique of Carocok’s beach is bridge in the beach and the wite’s sand covered beach.. Carocok’s Beach can we see from Langkisau’s hilss..
The bridge in the beach..
• Pantai Taratak “Taratak’s beach” or Pantai Nyiur Melambai
Pantai Nyiur Melambai
The beach covered by white’s sand in place area Taratak’s hill, part of Pesisir Selatan and from Padang almost 100 km. This beach almost don’t have corals and the wind is faster because this beach free beach front of Indian ocean without island in front of the beach. In this beach we’ll find waterfall. This waterfall used to bath after swim in the beach. The place moment we visit this beach early evening when sunset..
I think this beach almost same with Kuta’s beach in Bali.. So, for tourist must visited this place because very beautiful and still natural..
• Pantai teluk tempurung “Teluk tempurung’s beach”
Pantai Teluk Tempurung in place Batang Kapas “ you know what Batang Kapas my father’s village”. Bay of tempurung covered by white’s sand and mouth of the river Batang Kapas. Small’s Island what grow of coconut’s trees its so beautiful for refreshing from our work, or study, etc.
Pantai Teluk Tempurung from far..
Small island in Pantai Teluk Tempurung..
White’s sand covered Pantai Teuk Tempurung..
How to get there?? Its easy ways, we can go there using bus, rent car, motorcycle.. Pesisir Selatan almost 100 km from padang.. If, we are using bus just need pay Rp 20.000.. But, if using bus its hard to arround Pesisir Selatan so better using the individual’s car or rent car or motorcycle.. We can rent a car just need cost as Rp 350.000.. We’ll satiesfied arround Pesisir Selatan all the day..
So, guys enjoy in Pesisir selatan!!! Okokok..
• Bukit langkisau “Langkisau Hill”
Bukit Langkisau Painan, Objek Wisata Andalan Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Bukit Langkisau combination beetween natural’s tourism, maritim’s tourism, and sky’s tourism. Althougt in the beach, this hill rather higher almost 214 meter from the covered of sea. The interasting of adventure for tourist who like natural’s bahari. This located exactly in center of Painan’s city. If, we sit in the langkisau hill we can see the best moment in Painan’s city, the whiet’s sand covered Pantai carocok, Pantai Salido, the small’s islands in Samudra Hindia. The good time for visit this hill is early evening when sunset and the covered of sea will splendid the light of sunset and awesome..
The people having hobby to sport can try Paralayang’s sport.. many tutors for this sport so we just a braveness for do it. After, we fly like a bird we can choose the place for landing. We want landing in Painan’s city or the white’s sand covered Salido’s beach.
Langkisau’s hill.. Its good views, is it right??
Langkisau’s hill area..
Sunset from Langkisau’s hill...
The way go to Langkisau’s hill
• Pantai carocok “Carocok’s beach”
Pantai carocok near from Bukit Langkisau. The unique of Carocok’s beach is bridge in the beach and the wite’s sand covered beach.. Carocok’s Beach can we see from Langkisau’s hilss..
The bridge in the beach..
• Pantai Taratak “Taratak’s beach” or Pantai Nyiur Melambai
Pantai Nyiur Melambai
The beach covered by white’s sand in place area Taratak’s hill, part of Pesisir Selatan and from Padang almost 100 km. This beach almost don’t have corals and the wind is faster because this beach free beach front of Indian ocean without island in front of the beach. In this beach we’ll find waterfall. This waterfall used to bath after swim in the beach. The place moment we visit this beach early evening when sunset..
I think this beach almost same with Kuta’s beach in Bali.. So, for tourist must visited this place because very beautiful and still natural..
• Pantai teluk tempurung “Teluk tempurung’s beach”
Pantai Teluk Tempurung in place Batang Kapas “ you know what Batang Kapas my father’s village”. Bay of tempurung covered by white’s sand and mouth of the river Batang Kapas. Small’s Island what grow of coconut’s trees its so beautiful for refreshing from our work, or study, etc.
Pantai Teluk Tempurung from far..
Small island in Pantai Teluk Tempurung..
White’s sand covered Pantai Teuk Tempurung..
How to get there?? Its easy ways, we can go there using bus, rent car, motorcycle.. Pesisir Selatan almost 100 km from padang.. If, we are using bus just need pay Rp 20.000.. But, if using bus its hard to arround Pesisir Selatan so better using the individual’s car or rent car or motorcycle.. We can rent a car just need cost as Rp 350.000.. We’ll satiesfied arround Pesisir Selatan all the day..
So, guys enjoy in Pesisir selatan!!! Okokok..
Tour The Sawahlunto/Sijunjung or Tour De Swiss
Sijunjung n’ Sawahlunto are part of the West Sumatra’s Province. In there many beautiful place can we visited. One of important this place still natural n’ the culture of the both place the real minangkabau’s culture.
So, what interasting place in there. Let’s check list place in Sawahlunto dan Sijunjung and they are :
· Silokek
Welcome in Silokek!!!
Silokek in a place of Sijunjung... You know what Sijunjung is my village where is my born, I spent my teenager, and the place I staying with my big family.
In here, we can see hill, river covered with withe’s sand, water fall, climbing’s areas, etc.. and you know what its one of unique from Silokek with white’s sand covered river.. Usually we just see the beach covered with white’s sand.
The picture welcome for the tourist...
All the way we go to Silokek, we just see the hills.. and you know what Silokek identical with hills.. Silokek almost same with Harau in Payakumbuh. You can see in this picture!!! Okokok...
In Silokek, we’ll find waterfall.. But, if we want go to waterfall we have to climbing the hill arround 2 km.. All the way, we find forest, tree, etc.. This, waterfall not too big like waterfall in Lembah Anai but I think this waterfall is awesome..
· Gudang Ransum
Gudang ransum in place of Sawahlunto.. Sawahlunto’s city is Tourism’s city with care of the culture.. Sawalunto, the people said too “iron wok” and you know why?? Because this city if we see from upstairs same like “iron wok”. Then, Sawalunto’s city I think like Europe because this city many old building from Belanda’s colonize..
This picture show to us Galery of Sawahlunto’s city..
Belanda’s Building in Sawahlunto..
Gudang ransum, this place like museum or maybe museum but the peoples from here said with gudang ransum “ransum’s warehouse”.. for, clearlier you can see this picture!!
Gudang Ransum with the big iron wok..
Gudang Ransum like station or airport maybe..
· Lubang mbah suro
Lubang mbah Suro in place of Sawahlunto.. This place almost the same with Lubang Jepang in Bukittinggi.. Lubang mbah suro is artifial diamond.. the wide of Lubang Suro almost 2 meter and have high 2 meter too. For go to Lubang Suro we must to pay.. and ticket cost as a Rp 7.500.. when, we finished arround it we’ll arrived in the accross of way..
This, picture of Lubang Suro...
· Museum Kereta potong
Museum kereta potong in place Sawahlunto.. Sawahlunto’s station dazled be Museum kereta potong sawahlunto. In this museum display train’s equipments in ago since jaman Colonial Belanda like railway coach n’ train’s lokomotif, etc. You can see this picture!!
Railway coach since Jaman kolonial Belanda..
How to get there??
Sawahlunto and Sijunjung from padang almost 114 km.. We can using bus and the cost with bus as Rp 20.000, but more interasting if we rent a car because we’ll satiesfied arround both.. We can rent a car as Rp 350.0000.. for lunch maybe we can eat in my house.. and you know what my mom very capable for cooking.. all the ways we’ll passed away Solok, Sawahlunto, and Sijunjung..
Langganan:
Postingan (Atom)














